Tiga tahun mengenal PKK

Tiga tahun yang lalu, sebelum saya berkesempatan menjadi Ketua TP PKK Kelurahan karena imbas dari tugas jabatan pekerjaan suami, saya sama sekali tidak paham dan tidak peduli dengan yang namanya PKK. Saya hanya tahu istilah PKK dari mata pelajaran PKK yang saya dapat di SD dan SMP, yang setelah saya bandingkan dengan PKK yang saya pahami saat ini, ternyata isi pelajaran PKK yang saya dapatkan sewaktu di sekolah hanya merupakan sebagian kecil dari isi PKK yang sebenarnya karena yang dipelajari pada mata pelajaran PKK di sekolah saya dulu hanya ketrampilan memasak, menjahit dan membuat hiasan rumah. Berikutnya saya sering melihat ibu saya kumpul-kumpul dengan ibu-ibu tetangga saya yang diisi dengan acara arisan dan simpan pinjam, saya ketahui kemudian dari ibu saya bahwa ibu-ibu tersebut tergabung dalam kelompok dasa wisma, yang akhirnya saya ketahui bahwa itu adalah satu kelompok terkecil dari organisasi PKK.

Lebih dari yang saya bayangkan sebelumnya tentang PKK sebagaimana image dari sebagian masyarakat awam yang belum paham betul PKK yang menggambarkan PKK sebagai tempat kumpul ibu-ibu untuk arisan, simpan-pinjam dan ngerumpi (bahkan ada yang mlesetkan PKK dengan kepanjangan Perempuan Kurang Kerjaan), ternyata bila kita pahami tentang dasar dan tujuan gerakan PKK sungguh luar biasa. Gerakan PKK yang bertujuan untuk memberdayakan keluarga menuju keluarga yang sejahtera mempunyai program kerja yang dirumuskan dalam 10 program pokok PKK, bila kita pahami kesepuluh program pokoknya maka  sesungguhnya telah mencakup semua bidang yang bila kesemuanya terlaksana maka semua keluarga di Indonesia tentu akan menjadi keluarga yang sejahtera.

Program pokok PKK telah mencakup seluruh bidang kehidupan antara lain bidang agama, sosial, politik, ekonomi, pendidikan, ketrampilan, seni dan budaya, kesehatan (uraian dari 10 program pokok PKK biasanya telah tertulis pada papan pengumuman atau tugu prasasti di setiap desa/kelurahan). Dalam pelaksanaan program pokok PKK, tim penggerak dikelompokkan dalam 4 kelompok kerja yang melaksanakan bidang yang berbeda, program PKK diwujudkan dalam berbagai kegiatan antara lain pembinaan kerohanian/agama, kerja bakti, konsultasi masalah keluarga/mitra keluarga, pendidikan politik/organisasi, penyuluhan dan kesadaran hukum, kursus ketrampilan kewirausahaan, pendidikan anak usia dini (PAUD), pembentukan dan pengembangan kelompok koperasi, ketrampilan memasak, menjahit/tata busana, menata rumah sehat dan asri, gemar menanam tanaman hias/obat/produksi, pengelolaan sampah, penyuluhan kesehatan, peningkatan kesadaran PHBS (pola hidup bersih dan sehat), posyandu balita dan lansia, dan lain-lain yang masih sangat banyak lagi.

Beberapa kegiatan PKK

Picture 051CIMG1961

CIMG0278CIMG0016

CIMG0743

CIMG1965

Bagi saya pribadi, mendapat kesempatan menjadi Ketua TP PKK Kelurahan merupakan suatu berkah dari Allah. Dari PKK inilah saya mendapatkan banyak sekali ilmu, bukan hanya tentang isi PKK itu saja, tapi lebih banyak saya mendapat pelajaran tentang kehidupan dalam masyarakat dengan segala dinamika yang terjadi, saya belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin yang bijaksana bagi TP PKK Kelurahan yang anggotanya sebagian besar adalah ibu-ibu yang seusia dengan ibu saya bahkan ada yang seusia nenek saya, saya belajar bagaimana menjadi seorang wanita, istri dan ibu yang baik, dan masih banyak lagi pelajaran yang telah saya dapatkan yang tidak dapat saya peroleh di bangku pendidikan formal yang telah saya tempuh hingga strata pendidikan S2 ini.

Bersama PKK pula, saya mendapat kesempatan mengikuti beberapa moment langka yang tidak dapat diikuti oleh setiap orang dan saya dapat berjumpa dengan tokoh-tokoh terkenal mulai dari Walikota, Gubernur, Menteri, hingga Presiden.

Beberapa moment penting yang menjadi kenangan tak terlupa bersama PKK

CIMG0085CIMG0062

CIMG0009Picture 171

Foto Jakarta 2007 061CIMG0035

scan0004scan0007

scan0001CIMG0274

Awal tahun ini, Alhamdulillah suami saya mendapat promosi dan mutasi jabatan, sehingga sesuai dengan tugas jabatan pekerjaan yang baru ini tidak menyertakan saya untuk bertugas dalam kegiatan PKK. Pada awal mengetahui berita ini, saya merasa “merdeka” dan bebas dari tugas sebagai Ketua TP PKK Kelurahan, karena artinya waktu saya untuk membantu tugas pekerjaan suami berkurang dan saya dapat meluangkan lebih banyak waktu untuk kedua putri saya yang masih balita serta pekerjaan saya di kantor.

Serah terima jabatan Ketua PKK, mengakhiri tugas saya sebagai Ketua PKK

29feb2008 077CIMG0555

Dua bulan sudah saya bebas tugas dari PKK, namun ternyata saya merasakan ada sesuatu yang hilang, pertemuan dengan ibu-ibu kader PKK yang selalu diwarnai dengan keceriaan, kunjungan ke Posyandu, PAUD dan kegiatan lain, oh ternyata saya merindukannya juga. Bagaimanapun saya pernah bersama mereka, tiga tahun bersama PKK, waktu yang cukup lama untuk saya bisa mengenal mereka, meskipun saya belum dapat memberikan sesuatu yang berarti manfaatnya bagi mereka tapi mudah-mudahan kehadiran saya dapat menjadi suatu kenangan kecil bagi mereka, terima kasih saya kepada PKK dan seluruh kadernya yang telah mengubah saya menjadi seorang yang sedikit berbeda karena sentuhan PKK. Mudah-mudahan kita dapat berjumpa lagi kelak ketika jika saya harus mengikuti tugas jabatan pekerjaan suami menjadi Ketua PKK lagi (mudah-mudahan pada jenjang yang lebih atas, mohon doa restu)

2 thoughts on “Tiga tahun mengenal PKK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s